Memanfaatkan Teori Fibonacci (Fibonacci Retracements) pada Dunia Keuangan

By : Research Division

Intermezzo

Saham dapat didefinisikan sebagai satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Banyak individu yang melakukan perdagangan saham karena saham dinilai memiliki potensi untuk berkembang (growth potential) lebih besar dibanding Surat Berharga Negara (SBN) dan investasi jangka pendek lainnya. Investasi saham juga menarik karena kita dapat keluar dan masuk pasar saham dengan mudah karena tidak terdapat batasan waktu tertentu dan dengan perkembangan teknologi era digital, kita dapat melakukan trading saham hanya dengan beberapa sentuhan layar pada gadget ktia. Setiap harinya di Amerika Serikat terjadi pertukaran saham sebanyak 6.6 milyar lembar dengan estimasi sebesar 169 milyar dollar yang terdapat dalam pertukarkan pasar saham. Pada pertukaran saham ada yang diuntungkan dan dirugikan, hal ini disebabkan oleh adanya volatility pada mekanisme pasar sehingga kita harus dapat menganilisis dan memprediksi pergerakan pasar untuk memaksimalkan keuntungan dalam melakukan pertukaran saham.

Proporsional

Proporsional dapat didefinisikan sebagai suatu index keseimbangan. Semua objek memiliki proporsi, mulai dari yang terkecil seperti molekul sampai yang terumit seperti susunan planet / alam semesta. Terdapat satu rasio unik yang dapat menjelaskan rasio tersebut dengan cukup baik dan akurat, rasio tersebut disebut rasio emas (the golden ratio). Tidak hanya alam yang bergantung pada rasio ini untuk menjelaskan konsep proporsional, namun disiplin ekonomi juga bergantung pada rasio ini. Pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama menjelajahi konsep rasio mulai dari konsep dasarnya, pendekatan matematika dalam peristiwa sehari-hari dan perannya dalam dunia analisis keuangan.

Deret Fibonacci dan Rasio Emas

Untuk mengenal rasio emas, pertama-tama kita harus dapat memahami deret Fibonacci. Deret fibonacci adalah konsep deret yang diperkenalkan oleh  Leonardo da Pisa pada tahun 1202 . Deret Fibonacci dapat diperoleh dengan menjumlahkan kedua bilangan yang mendahuluinya. Deret dapat dijabarkan sebagai berikut :

    1,1,2,3,5,8,13,21,34,55,89, ……

Secara singkat dapat dianalisis bahwa bilangan baru tersebut diperoleh dengan menjumlahkan 2 bilangan sebelumnya.

Rasio emas memiliki hubungan yang erat dengan deret fibonacci. Nilai rasio emas adalah estimasi nilai hasil pembagian antara satu bilangan tertentu dengan bilangan sebelumnya pada deret fibonacci. Semakin bertambah bilangan fibonaccinya maka angka tersebut akan semakin mendekati nilai konstan sekitat r = ~ 1.618

Estimasi rasio emas dapat divisualisasikan pada table berikut :

Deret ke – N N – 1 N / N-1
2 1 1 1
3 2 1 2
4 3 2 1.5
5 5 3 1.66666667
6 8 5 1.6
7 13 8 1.625
8 21 13 1.61538462
9 34 21 1.61904762
10 55 34 1.61764706
11 89 55 1.61818182
12 144 89 1.61797753
13 234 144 1.61805556

Rasio emas juga dapat diperoleh dengan menggunakan rumus (a + b)/a = a/b, dengan syarat a > b. Rumus ini juga biasa disebut dengan nilai φ . Melalui rumus tersebut kita dapat menvisualisasikan deret fibonacci dengan cara membentuk persegi panjang dengan syarat syarat (a + b)/a = a/b, sehingga terbentuklah persegi panjang fibonacci sebagai berikut :

Fig 1.1 fibonacci rectangle

Pengulangan terhadap equation yang sama akan membentuk visualisasi spiral fibonacci yang cukup popular pada kalangan masyarakat ataupun akademisi.

Fig 1.2 fibonacci spiral

Penggunaan rasio emas pada bidang keuangan

Penggunaan rasio emas tidak hanya digunakan pada kalangan matematika saja, namun teori rasio ini dapat diterapkan kepada semua disiplin seperti biologi, kedokteran hingga permainan (judi dan poker) dan tanpa terkecuali salah satunya adalah pada bidang keuangan. Pada disiplin keuangan, teori deret fibonacci dan rasio emas sering sekali digunakan sebagai salah satu metode analisis teknis / technical analysis dalam menentukan arah pergerkaan saham. Teori fibonacci dalam keuangan dapat dijabarkan menjadi 4 teori yaitu ; fibonacci retracements, fibonacci arcs, fibonacci fans dan fibonacci time zones. Pada kesempatakan kali ini kita akan membahas salah satu metode tersebut, yaitu fibonacci retracements

Pada bidang keuangan, nilai rasio emas yang digunakan bukanlah 1.618, melainkan invers dari rasio emas tersebut. Nilai tersebut dapat diperoleh dengan cara membagi salah satu nilai tertentu (N) dengan nilai selanjutnya (N+1) pada deret fibonacci. Hasil pembagian tersebut akan mendekati Nilai konstan = ~0.6180. Selain rasio 0.618, terdapat rasio lain seperti 23.6 % yang diperoleh dari 89/337, 38.19 % yang diperoleh dari 89/233, dan seterusnya. Pada analisis keuangan, terdapat 4 rasio penting yaitu 61.80%, 38.19%, 23.6% dan 50%. 50% memang bukan dari deret Fibonacci namun rasio ini sangat penting sebagai indikasi dalam mempredikisi reversal points.

Fibonacci Retracements

Fibonacci restracements adalah metode technical analysis dalam memprediksi saham dengan menggunakan garis horizontal dalam menentukan indikasi adanya support atau resistence. Langkah pertama dalam penggunaan metode ini adalah dengan menentukan titik high dan titik low pada chart tersebut. Garis pertama diletakkan pada titik tertinggi dan dianggap sebagai 100%, garis kedua diletakkan pada titik terendah grafik tersebut, dan dianggap sebagai titik 0%. Setelah memperoleh titik terendah dan tertinggi kita akan memetakan garis – garis horizontal sesuai dengan presentasenya. Garis yang dipetakan terdapat pada titik 23.6%, 38.2%, 50%, dan 61.8%. Sepanjang dengan berjalannya waktu akan terjadi fluktuasi pada harga saham tersebut, sehingga akan membentuk support dan resistance yang baru. Nilai support dan resistance akan berada atau dekat dengan garis – garis fibonacci tersebut. Harus diingat bahwa pemetaan dengan metode ini hanya berlaku untuk saham dengan downward trending, jika saham sedang naik maka metode akan cukup mirip namun titik 0% dipetakan pada titik tertinggi dan titik 100% dipetakan pada titik terendah.

Kesimpulan

Rasio emas / the golden ratio merupakan rasio yang diperoleh dari deret fibonacci. Rasio ini terbilang special karena dapat dengan baik menjelaskan konsep proporsi mulai dari objek terkecil seperti atom hingga  objek terbesar seperti susunan planet. Konsep rasio emas ini tidak hanya digunakan pada disiplin lain namun juga dalam analisis teknikal keungan. Fibonacci retracemnets adalah salah metode yang dapat memprediksi posisi support dan resistance yang baru dengan memetakan garis – garis horizontal. Metode ini cukup berguna dalam analisis teknikal, namun kita harus ingat bahwa kita harus cermat dalam membuat keputusan dan tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada metode ini saja. Para pengguna diharapkan dapat mengelaborasikan metode ini dengan metode lainnya dalam memprediksi dan menentukan pergerakan saham untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Daftar Pustaka

Goetzmann, W. (2004). Fibonacci and the Financial Revolution. NBER Working Paper No. 10352. doi:10.3386/w10352

Kuepper, J. (2019, March 12). Fibonacci and the Golden Ratio. Retrieved from https://www.investopedia.com/articles/technical/04/033104.asp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s