aside “Blue Economy…

Blue Economy— Konsep Baru Perencanaan Pembangunan di Indonesia”

Oleh Silvia Adhiarahmawati

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidatonya pada KTT Rio+20 di Riocentro, Rio de Janero, Brasil.

“Indonesia ingin mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dengan keadilan dan dalam saat yang bersamaan menjamin perlindungan lingkungan di sektor kelautan dan perikanan.

lagi SBY menjelaskan,

“Indonesia siap untuk memajukan itu mengingat kondisi geografisnya. Indonesia adalah negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Kelestarian sumber daya laut akan memastikan lebih banyak sumber pangan yang dapat diandalkan dan pendapatan bagi jutaan orang hidup di sepanjang garis pantai”

Apa yang SBY jelaskan merupakan suatu konsep baru mengenai perencanaan pembangunan Indonesia yang disebut blue economy. Saya tertarik dengan konsep blue economy tersebut, menurut saya, konsep blue economy ini bisa menjadi hal yang akan mendukung jalannya konsep green economy, yang merupakan konsep yang selama ini diterapkan dalam perencanaan pembangunan di Indonesia. Konsep tersebut seakan saling melengkapi dimana blue economy menjadi bagian yang akan mempunyai andil besar dalam kesuksesan penerapan green economy. Seperti yang sama-sama kita ketahui bahwa Indonesia sudah sangat serius menanggapi masalah perubahan iklim dan pembangunan di wilayah daratan, namun belum memaksimalkan potensi lautnya, dimana kita juga tahu bahwa penjelasan presiden SBY benar, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan garis pantai yang panjang dengan lautan yang luas yang tentunya kaya akan sumber daya.

“Suatu studi menjelaskan bahwa lautan dan daerah pesisir dapat memberikan kontribusi terhadap mitigasi pemanasan global. Lautan menyerap lebih dari 80 persen dari panas berlebih dan jika didukung dengan teknologi yang tepat, mereka dapat menjadi sumber energi alternatif.” http://www.antaranews.com

Setelah mengetahui fakta tersebut, kembali memperlihatkan bahwa konsep blue economy ini semakin menjanjikan, selain kita bisa melihat kontribusinya pada ketahanan pangan Indonesia nantinya dari pemanfaatan hasil laut dari sektor perikanan, lalu berkurangnya pengangguran karena hasil pemberdayaan daerah laut dan pesisir yang dapat memunculkan lapangan pekerjaan baru, juga merupakan konsep yang tentunya mendukung upaya ramah lingkungan, karena laut bisa menyerap 80 persen dari panas berlebih, apalagi jika sudah didukung dengan teknologi yang tepat seperti yang dikatakan studi diatas, bukan tidak mungkin pemanasan global tidak hanya berkurang 80 persen, namun bisa lebih dari itu. Selain itu, fakta bahwa kita bisa mengambil manfaat dengan menjadikannya sumber energi alternatif dinilai sangat mengiurkan mengingat masalah yang dihadapi Indonesia mengenai energi fosil yang semakin menipis dan tentunya harga minyak dunia saat ini yang semakin hari terus menerus meningkat.

Akhir kata, setelah kita membahas keuntungan-keuntungan dari penerapan konsep blue economy tersebut terhadap perencanaan pembangunan Indonesia dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan, kita hanya bisa berharap keseriusan pemerintah dalam menjalankan konsep ini, yang tentunya dicerminkan dengan adanya gerakan-gerakan yang mendukung terciptanya konsep blue economy tersebut.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s