Sektor Informal yang Terus Berkembang

Sektor Informal yang Terus Berkembang

Ridela Sheila
Mahasiswi S1 IESP FE UNPAD

Adanya persaingan yang semakin ketat antar negara di dunia dan diberlakukannya perdagangan bebas (free trade) menjadikan banyak negara berbondong-bondong untuk melakukan inovasi dalam berbagai hal. Salah satu yang paling menonjol adalah penguasaan teknologi. Dengan teknologi, suatu negara dapat menciptakan barang baru untuk diperdagangkan atau menciptakan cara baru yang lebih efisien untuk meningkatkan produksi barang yang sudah ada.

Ketika terjadi peningkatan produksi suatu barang oleh suatu negara, hal ini berarti terjadinya peningkatan pula pada output secara keseluruhan, yang berarti pertumbuhan ekonominya juga meningkat. Namun, penerapan teknologi untuk yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian membutuhkan pekerja dengan kemampuan yang cukup (skilled labor). Sedangkan, tidak semua sumber daya manusia yang ada memiliki kemampuan yang sama. Sebagai contoh, negara maju seperti Amerika, jumlah sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di atas rata-ratanya dapat mencapai angka yang signifikan, sedangkan kondisi tersebut tidak terjadi Indonesia.

Walaupun demikian, semua orang, baik yang memiliki kemampuan lebih atau tidak (skilled or unskilled labor), membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti makanan, rumah, dan pakaian. Oleh karena itu, ketika banyak pekerja yang tidak dapat menggapai sektor formal, maka sektor informal lah yang berkembang dan memberikan lahan pekerjaan untuk para unskilled labor. Tidak dapat dipungkiri bahwa sektor informal telah menjadi penyokong hidup banyak orang, terutama warga negara berkembang yang memiliki keterbatasan kemampuan (skill).

Sektor informal sebenarnya merupakan sektor yang menyumbang pendapatan negara terbanyak dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara jika dimasukkan dalam penghitungan PDB. Perputaran uang dalam sektor informal pun sangat cepat dan dengan jumlah uang yang relatif besar. Bisa jadi inilah alasan mengapa banyak orang yang bahkan lebih memilih mendapatkan penghasilannya melalui sektor informal dibandingkan sektor lainnya. Namun, sektor informal masih sangat identik dengan pasar gelap (black market) seperti jual beli narkoba, perdagangan anak, dan sebagainya. Hal ini berarti merupakan sesuatu yang harus ditindak tegas oleh pemerintah dan bukan termasuk jenis pekerjaan informal, melainkan salah satu bentuk kriminalitas tingkat berat yang harus diberantas.

Photo Credit to: Jalan-Jalan Liburan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s